in

Rentan Covid-19, Orang dengan Mobilitas Tinggi Diminta Lebih Berhati-hati

SEMARANG (jatengtoday.net) – Masyarakat dengan tingkat mobilitas tinggi, sering pergi ke luar kota diminta lebih berhati-hati. Sebab, bisa saja orang tersebut terpapar Covid-19 lalu menulari keluarganya saat pulang ke rumah.

“Yang terkena itu rata-rata yang mobilitasnya tinggi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M Abdul Hakam saat paparan tentang penanganan Covid-19 di daerahnya.

Hakam memberi ilustrasi, jika suatu kecamatan atau kelurahan sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat, tapi angka kejadiannya masih tinggi, berarti penularan tidak terjadi dari interaksi antar tetangga.

“Penularan justru dari anggota keluarga yang habis dari luar kota, pulang dan kemudian menulari sekeluarga. Klaster keluarga itu banyak, per keluarga bisa sampai 5-10 orang yang terpapar,” ujarnya.

Dia mengimbau bagi anggota keluarga yang sering bepergian, harus senantiasa menerapkan 3M: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Jika merasa sakit segera periksa ke layanan kesehatan.

Dia mencanangkan untuk memfasilitasi swab test gratis secara berkala untuk orang yang mobilitasnya tinggi.

“Nggak apa-apa kami ngalahi sedikit, yang jelas supaya penularan Covid-19 bisa berhenti. Kita putus mata rantai penularannya,” jelasnya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto