in

Rakyat Senegal Berpesta Rayakan Gelar Perdana Piala Afrika

Pendukung Senegal di Stade d'Olembe, Yaounde, Kamerun. (foto: twitter @CAF_Online)

JAKARTA (jatengtoday.net) – Rakyat Senegal tumpah ruah dalam pesta merayakan keberhasilan tim sepak bolanya mengalahkan Mesir guna menjuarai Piala Afrika 2021 yang merupakan pertama kalinya negara Afrika Barat itu menjuarai turnamen ini setelah menunggu puluhan tahun.

Sorak-sorai, suara klakson mobil, dan kembang api serentak menyambut peluit akhir laga itu di ibukota negara itu di Dakar.

Kemenangan yang diraih dengan susah payah dalam adu penalti itu dalam sekejap menghapus reputasi Senegal sebagai salah satu negara sepak bola Afrika yang tak berhasil dalam turnamen ini.

Ribuan orang turun ke jalan. Orang-orang melambaikan bendera dari atap mobil yang melaju kencang. Para penonton berpelukan dan menangis. Orang-orang berlarian ke sebuah pantai di pinggiran utara sembari berseru keras-keras pada malam hari.

“Senegal sudah begitu sering gagal mendapatkan trofi dalam final. Ini melegakan. Akhirnya, kami mendapatkannya!” kata Pape Malick Diba, seorang pedagang berusia 31 tahun yang menari bersama teman-temannya di sebuah fanzone di Dakar di mana para pendukung berjubel menyaksikan siaran langsung laga itu di layar besar.

Pendukung Senegal di Dakar, merayakan sukses timnya menjuarai Piala Afrika 2021, Senin (7/2/2022) dini hari WIB. (antara/reuters/zohra bensemra)

Senegal menjadi juara Piala Afrika edisi ke-33 setelah mengalahkan Mesir melalui adu penalti. Kedua tim bermain 0-0 selama 120 menit dalam final Piala Afrika 2021 di Stade d’Olembe, Yaounde, Kamerun, Senin (7/2/2022) dini hari WIB.

Sadio Mane mencetak gol kemenangan saat Senegal merebut gelar Piala Afrika untuk pertama kalinya dengan kemenangan adu penalti 4-2.

Dari lima eksekutor Senegal, hanya penendang ketiga, Bouna Sarr yang gagal. Sedangkan Mohamed Abdelmonem dan Mohanad Lasheen gagal menjaringkan gol untuk Mesir. (ant)