in

Perenang Andalan Timnas Kecolongan Emas ASG XI

SEMARANG (jatengtoday.net) – Perenang andalan, Ahnaf Kamal Pasya yang terjun di nomor 50 meter gaya dada ASEAN School Games (ASG) XI di kolam renang Jatidiri Semarang gagal mendulang emas.

Pelatih Kepala Timnas Renang ASG Indonesia, Deni Wardeni mengaku menyesalkannya. “Saya sudah bicara ke anak-anak, nomor 50 harus zero false. Yang terjadi sampai 45 masih leading. Sebetulnya kalau dia cuma dorong saja menang. Tapi begitu dia emosi mau narik lagi, malah dicolong orang,” terangnya.

Kesalahan itu membuat Indonesia menduduki peringkat dua klasemen sementara dengan 3 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Di bawah Thailand dengan 4 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Sementara peringkat ketiga, diduduki Malaysia 2 emas, 2 perak, 1 perunggu.

Emas Indonesia disumbang Adelia di nomor 50 meter gaya dada putri. Disusul emas kedua dari perenang putra Farrel Armando yang turun di nomor 200 meter gaya punggung. Satu emas lagi diraih di nomor estafet putri 4 x 200 meter gaya bebas. Regu Indonesia diperkuat Prada Hanan Farmadini, Angel Gabriella Yus, Fauziyyah Rahma, dan Febriana Wahyu Wijayanti.

Di nomor estafet 4 x 200 meter gaya bebas putra, regu Indonesia harus puas dengan medali perak. Padahal, dari perenang pertama hingga ketiga Indonesia masih memimpin di depan. Namun masuk perenang terakhir, Malaysia melesat hingga akhirnya finish pertama sekaligus berhak meraih medali emas. Sedangkan medali perunggu dibawa pulang regu Thailand.

“Sebenarnya di hari pertama target empat medali emas. Tapi meleset di tiga nomor, 400 gaya bebas putra, 50 meter dada putra dan 4×200 gaya bebas putra itu tadi,” bebernya.

Secara keseluruhan, renang dipatok mendapat 12 medali emas dari 41 nomor yang diikuti. (*)

editor : ricky fitriyanto