MAGELANG (jatengtoday.net) – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menegaskan bakal menindak tegas jika ada oknum yang menyalahgunakan tanggung jawabnya dalam tahapan seleksi Penerimaan Calon Taruna Akmil 2021.
Di wilayahnya, seleksi tersebut sudah memasuki tahap Sidang Pemantauan Akhir (Pantukhir) Tingkat Panitia Daerah Kodam Diponegoro. Sidang berlangsung di Rindam IV/Diponegoro, Senin (28/06/2021).
Pantukhir tersebut diikuti oleh 302 calon taruna Akmil yang telah melewati seleksi panitia daerah Kodam Diponegoro dan akan terpilih 79 calon taruna untuk mengikuti seleksi tingkat pusat.
Dari jumlah tersebut nantinya alokasi masuk pendidikan sebanyak 53 orang. Sebelum mengikuti Sidang Pantukhir, para calon taruna Akmil ini sudah mengikuti rangkaian tes.
Pangdam berharap agar semua panitia bertindak profesional dan tidak mengabaikan hati nurani dalam memberikan penilaiannya untuk mendapatkan calon perwira TNI yang berkualitas.
“Saya sangat berharap agar segenap panitia pemilihan tingkat panita daerah calon taruna Akmil ini, benar-benar bekerja secara profesional, bertindak jujur, dan objektif,” tegasnya.
Apabila ada oknum panitia yang bermain dalam pelaksanaan werving maka akan ditindak tegas. “Karena hal itu tidak hanya akan menodai citra baik TNI, tetapi juga akan merugikan TNI dalam upaya penyiapan SDM prajurit TNI yang profesional dan berkualitas tinggi,” paparnya.
Werving ini merupakan pelaksanaan pengarahan dan penerimaan personel TNI baik melalui sukarela maupun wajib TNI yang menggunakan anggaran pembangunan. (*)
editor: ricky fitriyanto