SEMARANG (jatengtoday.net) – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak mudik saat libur panjang cuti bersama, 29 Oktober-1 November 2020 pekan depan. Dikhawatirkan, Covid-19 akan kembali merebak.
Meski begitu, pihaknya segera melakukan koordinasi terkait antisipasi kerumunan saat libur panjang. Dia juga meminta masyarakat tidak lupa dengan 3M. Menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan.
“Tidak usah mudik. Kita tinggal di tempat masing-masing, kemudian bisa jaga kesehatan. Karena, kalau mudik saya khawatir ramai di jalan berkerumun. Kalau boleh saya sarankan, untuk tidak mudik,” paparnya, Senin (19/10/2020).
Dikatakan, perlu penjagaan seperti halnya situasi saat lebaran tahun ini. Seluruh pihak perlu melakukan penjagaan dan lebih menghidupkan peran Jogo Tonggo dan kampung tangguh.
Hal itu juga terkait dengan tempat-tempat wisata. Dia berharap, tempat-tempat wisata menerapkan protokol kesehatan dengan benar saat menerima pelancong.
“Maka protokolnya harus disiapkan betul-betul kalau tidak ya kita tutup. Maka nanti kita minta semacam patroli, agar mengontrol tempat-tempat wisata itu,” tegasnya. (*)
editor: ricky fitriyanto